Rabu, 10 Oktober 2012

tugas kimia - ikatan kimia

1. Tabel berbagai kemungkinan bentuk molekul berdasarkan Domain Elektron Ikatan dan Domain Elektron Bebas.
Domain elektron pada atom pusat DEI(p) DEB(q) Rumus Susunan ruang elektron Bentuk molekul geometri molekul Sudut Contoh
2 2 0 AX2 Linear Linear 1800 BeCl2, HgCl2, CO2, HCN
3 3 0 AX3 segitiga sama sisi segitiga datar 1200 BCl3, BF3, AlBr3, CH2O
2 1 AX2E bengkok <1200 SO2, Snl2, O3
4 4 0 AX4 tetrahedron tetrahedral 109.50 CH4, CCl4, CBr4, SiCl4,
3 1 AX3E piramida trigonal 1070 NH3, NF3, PCl3
2 2 AX2E2 huruf "V" 104.50 H2O, H2S, SCl2
5 5 0 AX5 bipiramida trigonal bipiramida trigonal Ek-Ek:1200 Ek-Ak:900 Ak-Ak:1800 PCl5
4 1 AX4E bidang 4 (tetrahedron terdistorsi) Ek-Ek:<1200 Ek-Ak:900 Ak-Ak:1800 SF4
3 2 AX3E2 Planar bentuk "T" Ek-Ak:900 Ak-Ak:1800 ClF3
2 3 AX2E3 Linear 1800 XeF2
6 6 0 AX6 Oktahedron Oktahedral 900 SF6
5 1 AX5E Bipiramida segiempat Ak-Ek:900 IF5
4 2 AX4E2 Segiempat Datar 900 XeF4
2 4 AX2E4 Linear 1800 -


2. berilah contoh ikatan kimia yang terbentuk karena adanya overlap (tumpang tindih) orbital-orbital dari unsur yang berikatan

Hibridisasi sp3
Untuk menjelaskan mengenai hibridisasi sp3 pada molekul poliatomik, akan digunakan contoh molekul metana (CH4). Metana memiliki atom pusat sebuah karbon yang berkoordinasi secara terahedral. Oleh karena itu, atom karbon pusat haruslah memiliki orbital-orbital yang simetri tepat dengan 4 atom hidrogen. Konfigurasi dasar dari karbon adalah :

Dengan teori ikatan valensi, maka dapat diprediksi bahwa berdasarkan pada keberadaan dua orbital yang terisi setengah, atom C akan membentuk dua buah ikatan kovalen membentuk CH2. Namun CH2 merupakan molekul yang sangat reaktif sehingga teori ikatan valensi saja tidak cukup untuk menjelaskan terbentuknya molekul CH4.
Untuk itu, digunakan teori hibridisasi, dimana langkah awal adalah eksitasi satu atau lebih elektron valensi C

Proton yang membentuk inti hidrogen akan akan menarik salah satu elektron valensi karbon. Hal ini menyebabkan eksitasi, memindahkan elektron 2s ke orbital 2p. Hal ini meningkatkan pengaruh inti atom terhadap elektron-elektron valensi dengan meningkatkan potensial inti efektif.
Kombinasi gaya-gaya ini membentuk orbital hibrid. Dalam kasus CH4 ini, orbital 2s bergabung dengan orbital 2p membentuk hibrid sp3 


3. cara menjelaskan orbital yang saling tumpang tindih diisi oleh pasangan elektron dengan spin berlawanan


Ketika  ada 
sejumlah  orbital  atom  overlap,  orbital-orbital  tersebut  hilang  dan  terganti  oleh  orbital 
baru  dengan  yang  sama.  Orbital-orbital  baru  yang  terbentuk  disebut  dengan  orbital 
molekul. Orbital molekul berbeda dengan orbital atom. Orbital molekul meliputi kedua 
atau  lebih  inti  atom,  sedangkan  orbital  atom  hanya  meliputi  satu  inti  atom.  Di  dalam 
ikatan terlokalisasi, jumlah orbital atom yang overlap adalah dua (masing-masing terisi 
satu  elektron)  sehingga  menghasilkan  dua  orbital  molekul.  Satu  dari  orbital-orbital 
tersebut  mempunyai  energi  lebih  rendah  daripada  energi  orbital  atom  asalnya,  dan 
disebut  orbital  ikatan.  Orbital  molekul  yang  lain  mempunyai  energi  yang  lebih  tinggi 
daripada orbital asalnya disebut orbital anti-ikatan.  
Pada pengisian orbital dengan elektron, orbital berenergi rendah terisi lebih dulu. 
Oleh  karena  orbital  molekul  ikatan  yang  baru  terbentuk  mampu  menampung  dua 
elektron maka kedua elektron dari masing-masing orbital atom asalnya sekarang dapat 
menempati orbital ikatan tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar